RSS
Facebook
Twitter

Februari 26, 2014

Dipihak Sang Waktu

Seringkali kutau, mereka yang istimewa, atau bahkan teristimewa. Terkadang aku ingin menjadi mereka yang dipihak waktu. Aku ingin merasakan jadi seseorang yang berharga, yang istimewa. Bukan. Bukan ku ingin diperlakukan seperti itu, hanya saja, aku ingin mendapatkan hal kecil dengan pengorbanan yang luar biasa. Istimewa bukan? :')

Yaa, kutau, tak mungkin seseorang berkata bahwa ia tlah berkorban, berjuang, dan sebagainya. Dan mungkin aku yang tak pernah melihat pengorbanan yang begitu nyata. Pengorbanan yang kan kuingat sebagai hal terindah dalam hidupku.

Seperti mereka yang selalu dipihak sang waktu. Merasakan betapa hidup mereka dianggap penting dan istimewa.

Salahkah jika aku ingin merasakan hal yang sama? Namun kapan waktu kan berpihak padaku, pada hasratku, pada hal kecil yang selalu kunantikan?

Dalam senyum kecilku, ku berjuang untuk slalu menjadikan diriku, kehadiranku, menjadi seseorang yang selalu dirindukan waktu, menjadikanku orang terspesial dalam hidupku sendiri.

"Tuhan, kutau rencana-Mu sungguh indah untuk hamba-Mu. Satu pintaku saat ini Tuhan, izinkan dia memberikan hal kecil yang selama ini kunantikan. Pengganti rasa penantianku atas pengorbanan yang takkan pernah kulupakan. Mengukir kejadian luar biasa yang kubingkai dalam goresan kata kenangan". :')

Februari 16, 2014

PHP dan Hati yang Kuat

Assalamu'alaikum, sahabat blogger. Pagi-pagi gini gatau kenapa aku ingin berbagi sama sahabat semua. Berbagi nggak kenal waktu kaan, hehe.

Kali ini, aku pingin membahas soal korban PHP, patah hati, dan kawan-kawannya. Nahlo, yang lagi ngalamin, semoga lekas sembuh yaa (^_^)v hehe.

Berbicara soal PHP, siapa sih remaja masa kini yang nggak tau istilah itu? Pasti sudah kenalan semua kaan :3, nggak tau dari mana, siapa, dan gimana kejadian asalnya, istilah PHP tersebar secara cepat di dunia maya. Pertanyaannya satu, sebenernya siapa yang MeHP (Memberi Harapan Palsu) dan siapa yang ke-GRan siih? Wkwk--v, cuma bercanda yaa..

Oke balik, korban PHP itu pasti berujung pada yang namanya sakit hati dan patah hati. Kog bisa? Ya bisa banget dong yaa. Kita udah lama-lama dibuat nge-fly, terbang hingga langit ke tujuh *oke alay*, terus gitu, nyampek sana gadapet kepastian apa-apa, cuma dapet capek doang, udah gitu dihempasin lagi ke bumi sampek bawah tanah, jlebbb! Gila sakit banget. *geleng-geleng kepala* --v

Hehe, ibarat tari piring, awalnya seneng, lama-lama si dia capek dan ngehempasin piringnya sampai pecah, pyar! Yang kasian siapa? Lantainya tuuh, haha--v

Pasti sakit banget deh tuh. Nah, biar ngga dianggep korban PHP terus, sekali-kali MeHP boleh tuh *jangan dilakukan*.

Ngga ada hal yang bisa ngebuat piring itu kembali seperti semula kan? Diapain jugak pasti masih ada bekas retaknya.

Satu-satunya cara, ya cuma ikhlasin aja, buang piring yang udah pecah, ambil piring baru. Abis itu, jaga baik-baik jangan sampai pecah keduakalinya.

Remaja sekarang gitu sih, abis patah hati, langsung kayak kran air yang diputer terus 3 hari 3 malam, banjir men! Emang bisa utuh lagi? Yang ada malah kelopak mata tuh kayak abis disengat lebah.

Hidup ini pembelajaran. Nggak ada yang mau kan? Jatuh di lubang yang sama?

Para PHP itu nggak akan berhenti selama korban-korbannya masih bisa netesin air mata. Makin seneng yang ada, untuk PHP sejati loh yaa.

Sebenernya, kalo hati udah patah gitu, lebih kuat dr sebelumnya loo. Itu kalo yang percaya bahwa, permasalahan ada untuk membuat kita jadi lebih baik. Rumput yang diinjak-injak juga masih bisa bertahan kog. Air hujan yang dijatuhin dari atas juga masih bisa ngebuat anak kecil tersenyum.

Jangan berfikir "iyalah orang benda mati dan gapunyak perasaan". Eiits, jangan salah, sebenernya mereka juga makhluk hidup, sama-sama ciptaan Tuhan. Hanya saja, Tuhan memang ciptakan mereka sbg makhluk yang kuat.

Sekarang, stop mengeluh, stop menyerah, yang terpenting, stop buat membenci siapapun yg udah nyakitin sahabat semua.
Karena orang yang suka nyakitin orang lain, terkadang hidupnya juga suka disakitin orang lain jugak. Tunjukin ajadeh ke mereka, kalian lebih kuat dr mereka. Tp jangan lampiaskan sakit kalian ke orang lain jugak -_-, sama aja boong dong.

Be strong guys! Jadilah seperti apa yang tidak mereka pikirkan, membalas dendam yang paling baik adalah membuktikan pada mereka, kita masih bisa tersenyum meski mereka berusaha melukai kita. Ikhlas adalah jalan yang terbaik. :)

Februari 13, 2014

Diam Bukanlah Sebuah Jawaban

Dalam hidup ini seringkali kita dihadapkan pada berbagai macam keadaan. Keadaan yang mampu membuat kita semakin mengerti tentang hidup, mengajarkan kita tentang rasa sakit, dan menjadikan kita pribadi yang lebih baik.

Sabahat blogger pasti pernah mengalami berbagai macam persoalan hidup hingga yang terberat sekalipun, namun bagaimana cara sahabat semua menerima dan menyelesaikannya?

Hmm, berbagi sedikit tentang kisahku yaa, hehe. Aku pernah dihadapkan pada persoalan yang sangat membuat telingaku risih, mendengar hal-hal yang seharusnya tak ingin kudengar setiap saat. Sakit. Namun itu adanya.

Dan perlu sahabat semua tau, bahwa kita seringkali menemukan kata-kata "Diam Adalah Emas", namun maknanya bukan seperti apa yang kita baca.

Kita tak pernah bisa menyelesaikan persoalan dengan sebuah emas bukan? Tentu tidak. Diam adalah emas adalah istilah untuk kita bisa menjaga lisan kita yang terkadang tak terkendali, berbicara yang tak perlu dibicarakan, melebih-lebihkan keadaan yang ada, dan lain sebagainya.

Namun, dalam mengatasi sebuah persoalan, DIAM BUKANLAH SEBUAH JAWABAN!

Yaa, persoalan tak pernah usai jika kita hanya memendam, memendam, dan selalu memendam. Banyak hal yang harus diungkapkan untuk bisa menemukan suatu kebenaran.

Nah sahabat blogger, sekarang tergantung bagaimana sahabat semua mengatasi berbagai persoalan yang ada. Akankah selalu memendam atau ungkapkan dan selesaikan?!

Februari 11, 2014

Tentang Sang Waktu

Tak ada yang tau apa yang kurasa, saat hadirmu juga hadirkan sejuta tawa, cinta dan air mata. Aku juga pernah merasakan hal yang sama, namun kurasa pada orang yang salah. Namun sekarang, yang kurasakan adalah benar-benar nyata.

Kau hadir dalam setiap saat kurasa bahagia, juga dalam ku terlarut dalam duka. Kau adalah sosok yang mampu buatku seperti bintang dalam malam, namun kau tak pernah membuatku merasa kau adalah siang.

Kini ku tau, mengapa Tuhan ciptakan waktu. Itu agar aku bisa mengenalmu, bersamamu dalam setiap waktuku. Aku percaya, setiap apa yang membuat air mataku terjatuh karenamu, akan jadi hal terindah suatu saat nanti, karenamu juga.

Kau percaya? Bahkan saat waktu sempat membuatmu menyakitiku, membuat air mataku terjatuh, mengalir, saat itu juga ku percayakan pada waktu, ia akan mengubah segalanya menjadi sebuah pelangi, lebih berwarna suatu saat nanti.

Tak peduli orang lain berkata apapun tentangmu, telingaku tlah berhasil bersahabat dengan angin yang terkadang sejenak melukai hatiku. Hanya bermodalkan kepercayaan hatiku yang meyakinkanku bahwa aku menyayangimu. Menyayangimu. :)

Lidahmu Bumerangmu

Tak ada yang pernah tau seperti apa jalan Tuhan. Apa yang akan terjadi, dan apa yang kita rasakan. Sebenarnya ada yang kita tau, bahwa seringkali kita menyakiti orang lain dengan perkataan. Namun sadarkah kita bahwa kita tlah menjadi duri-duri yang amat tajam?

Hmm, seringkali telingaku membuat sakit hatiku sendiri atas apa yang ku dengar, namun aku hanya bisa tersenyum saat ku tau jika aku membalas, aku akan menjadi duri yang sama, menyakiti.

Aku pernah larut dalam kesedihan, namun yang kuterima hanyalah cacian, hinaan, dan semua yang semakin membuatku tak habis fikir dengan apa yang mereka katakan. Tahu pastikah mereka dengan apa yang tlah mereka katakan? Bisakah mereka menjamin kebenaran?

Seperti yang kukatakan di awal, tak ada yang tau jalan Tuhan. Sebagai contoh, hidupku sendiri, aku tak pernah tau mengapa semua bisa terjadi? Saat mereka mengatakan sesuatu yang tak pasti mereka tau dan pasti menyakiti hatiku, aku hanya bisa berharap Tuhan sadarkan mereka suatu saat nanti. Saat itulah Tuhan siapkan waktu untuk mengingatkan mereka. Dan saat waktu itu tiba, barulah mereka merasakan hal yang sama dengan yang kurasakan. Bukan maksud hati membalaskan rasa sakit. Hanya saja, Tuhan itu adil.

Hidup ini adalah jalan yang sesungguhnya akan diperhitungkan, dipertanggungjawabkan. Kelak kita semua akan mempertanggungjawabkan perkataan kita di hadapan-Nya.

Aku hanya manusia biasa yang hanya bisa berbagi tentang apa yang ku alami. Nah, sahabat blogger, semoga dengan ini, kita sama-sama tersadar bahwa sesuatu yang sebenarnya tersembunyi, ternyata adalah bagian yang paling tajam jika sudah tak bisa lagi tertahan.

Apa yang berdampak pada dirimu, adalah apa yang memang seharusnya kau terima setelah apa yang tlah kau lakukan. :)

  • Followers

    Statistik Blog

  • Note

    Manusia diciptakan dengan dua mata, agar dapat melihat dengan sempurna. Dua telinga, agar lebih banyak mendengar. Satu mulut, agar berbicara seperlunya. Dan satu hati, untuk bisa merasakan segalanya. =) ~ @dkdhinin_