Tak ada yang pernah tau seperti apa jalan Tuhan. Apa yang akan terjadi, dan apa yang kita rasakan. Sebenarnya ada yang kita tau, bahwa seringkali kita menyakiti orang lain dengan perkataan. Namun sadarkah kita bahwa kita tlah menjadi duri-duri yang amat tajam?
Hmm, seringkali telingaku membuat sakit hatiku sendiri atas apa yang ku dengar, namun aku hanya bisa tersenyum saat ku tau jika aku membalas, aku akan menjadi duri yang sama, menyakiti.
Aku pernah larut dalam kesedihan, namun yang kuterima hanyalah cacian, hinaan, dan semua yang semakin membuatku tak habis fikir dengan apa yang mereka katakan. Tahu pastikah mereka dengan apa yang tlah mereka katakan? Bisakah mereka menjamin kebenaran?
Seperti yang kukatakan di awal, tak ada yang tau jalan Tuhan. Sebagai contoh, hidupku sendiri, aku tak pernah tau mengapa semua bisa terjadi? Saat mereka mengatakan sesuatu yang tak pasti mereka tau dan pasti menyakiti hatiku, aku hanya bisa berharap Tuhan sadarkan mereka suatu saat nanti. Saat itulah Tuhan siapkan waktu untuk mengingatkan mereka. Dan saat waktu itu tiba, barulah mereka merasakan hal yang sama dengan yang kurasakan. Bukan maksud hati membalaskan rasa sakit. Hanya saja, Tuhan itu adil.
Hidup ini adalah jalan yang sesungguhnya akan diperhitungkan, dipertanggungjawabkan. Kelak kita semua akan mempertanggungjawabkan perkataan kita di hadapan-Nya.
Aku hanya manusia biasa yang hanya bisa berbagi tentang apa yang ku alami. Nah, sahabat blogger, semoga dengan ini, kita sama-sama tersadar bahwa sesuatu yang sebenarnya tersembunyi, ternyata adalah bagian yang paling tajam jika sudah tak bisa lagi tertahan.
Apa yang berdampak pada dirimu, adalah apa yang memang seharusnya kau terima setelah apa yang tlah kau lakukan. :)



0 comment:
Posting Komentar
Komentar Anda akan muncul setelah disetujui oleh Admin. Berkomentarlah dengan bijak . .