Hai sahabat blogger dimanapun berada, lama tak mengungkap kata, kali ini saya ingin menceritakan kisah suka, duka, bahagia dan airmata. ~
Aku tak pernah membayangkan akan terjadi perpisahan saat aku berada dalam tengah-tengah kenyamanan, memang butuh waktu untuk bisa merasakan kebersamaan yang sesungguhnya, dan waktu pula yang kan mengambil semua itu, siap atau tidaknya kita. Kehilangan memang hal yang memang sering terjadi pada setiap dari kita, karena apa yang kita punya takkan bisa kita miliki selamanya. Seperti hidup ini, suatu saat juga akan berakhir bukan?
Aku masih ingat betul bagaimana suasana kelas saat aku baru memasuki pintu, kalian hanya seorang asing bagiku, seseorang yang tak pernah kukenal sebelumnya, dan tak sedikit diantara kalian yang hanya mengobrol dengan teman dari SMP / MTS yang sama. Dan tak jauh beda dariku, hanya teman sebangku yang memang dari SMP yang sama, dan kalian berdua yang duduk di bangku belakangku.
Namun tak seberapa lama kurasakan sunyi dalam ruang kelas itu, kita membaur jadi satu, bercanda tawa, berbagi kisah. Kalian adalah teman terbaik yang pernah kupunya. Memang, dalam kebersamaan, tak bisa dihindari sebuah konflik dan perpecahan. Itu pasti terjadi entah karena apa, kita pernah marah dalam batin, marah dengan dendam, kita pernah hampir menjadi musuh dalam kedamaian, namun naluri persaudaraan yang kuat mampu membentengi kita dari hal-hal yang memang tak seharusnya terjadi. Kalian luar biasa.
Kawan, tiga tahun bukanlah waktu yang singkat, terlalu banyak kisah yang kita jalani bersama, semakin kita mengenal karakter dan sifat masing-masing, semakin kita tak akan pernah bisa melupakan satu sama lain. Banyak kata tak mungkin kan membuat sebuah perpisahan ini terhenti. Namun setidaknya, kita tetap menyatu dalam rangkaian kata-kata yang mungkin tak berarti apa-apa, ingatlah kawan, perpisahan tak membuat kita untuk tak lagi berteman, perpisahan tak membuat kita untuk tak saling mengenal, kalian tetap kalian, kita tetaplah kita. :)
Kan Tetap Terkenang
by: @abamas_balyas
editor by: @dhien1995
supported by: @arMuMed
"Beranjak tahun, kita semakin tau apa yang sebelumnya tak pernah kita tau.
Semakin tahun, seiring berjalannya waktu, semakin bertambah kedewasaan kita.
Bertambah pula ilmu-ilmu yang kita terima.
Dan kedewasaan yang membuat kita berusaha untuk tetap bersatu.
Pada akhirnya, kini telah di unjung jalan untuk sebuah perpisahan.
Tetapi kuharap, jangan pernah melupakan masa lalu.
Masa dimana kita ukir bahagia dan airmata bersama-sama.
Kita memang tak pernah bisa melawan sebuah perpisahan.
Tapi kita bisa melewati bersama-sama.
Tetaplah semangat untuk sebuah kesuksesan.
Kelak kita kan raih bersama keberhasilan.
Kita memang akan berpisah.
Tapi waktu-waktu yang pernah kita lewati bersama, takkan pernah bisa membuat kita lupa.
Semoga kita tak akan pernah berhenti bersahabat sampai akhir hayat"
Aku tak pernah membayangkan akan terjadi perpisahan saat aku berada dalam tengah-tengah kenyamanan, memang butuh waktu untuk bisa merasakan kebersamaan yang sesungguhnya, dan waktu pula yang kan mengambil semua itu, siap atau tidaknya kita. Kehilangan memang hal yang memang sering terjadi pada setiap dari kita, karena apa yang kita punya takkan bisa kita miliki selamanya. Seperti hidup ini, suatu saat juga akan berakhir bukan?
Aku masih ingat betul bagaimana suasana kelas saat aku baru memasuki pintu, kalian hanya seorang asing bagiku, seseorang yang tak pernah kukenal sebelumnya, dan tak sedikit diantara kalian yang hanya mengobrol dengan teman dari SMP / MTS yang sama. Dan tak jauh beda dariku, hanya teman sebangku yang memang dari SMP yang sama, dan kalian berdua yang duduk di bangku belakangku.
Namun tak seberapa lama kurasakan sunyi dalam ruang kelas itu, kita membaur jadi satu, bercanda tawa, berbagi kisah. Kalian adalah teman terbaik yang pernah kupunya. Memang, dalam kebersamaan, tak bisa dihindari sebuah konflik dan perpecahan. Itu pasti terjadi entah karena apa, kita pernah marah dalam batin, marah dengan dendam, kita pernah hampir menjadi musuh dalam kedamaian, namun naluri persaudaraan yang kuat mampu membentengi kita dari hal-hal yang memang tak seharusnya terjadi. Kalian luar biasa.
Kawan, tiga tahun bukanlah waktu yang singkat, terlalu banyak kisah yang kita jalani bersama, semakin kita mengenal karakter dan sifat masing-masing, semakin kita tak akan pernah bisa melupakan satu sama lain. Banyak kata tak mungkin kan membuat sebuah perpisahan ini terhenti. Namun setidaknya, kita tetap menyatu dalam rangkaian kata-kata yang mungkin tak berarti apa-apa, ingatlah kawan, perpisahan tak membuat kita untuk tak lagi berteman, perpisahan tak membuat kita untuk tak saling mengenal, kalian tetap kalian, kita tetaplah kita. :)
Kan Tetap Terkenang
by: @abamas_balyas
editor by: @dhien1995
supported by: @arMuMed
"Beranjak tahun, kita semakin tau apa yang sebelumnya tak pernah kita tau.
Semakin tahun, seiring berjalannya waktu, semakin bertambah kedewasaan kita.
Bertambah pula ilmu-ilmu yang kita terima.
Dan kedewasaan yang membuat kita berusaha untuk tetap bersatu.
Pada akhirnya, kini telah di unjung jalan untuk sebuah perpisahan.
Tetapi kuharap, jangan pernah melupakan masa lalu.
Masa dimana kita ukir bahagia dan airmata bersama-sama.
Kita memang tak pernah bisa melawan sebuah perpisahan.
Tapi kita bisa melewati bersama-sama.
Tetaplah semangat untuk sebuah kesuksesan.
Kelak kita kan raih bersama keberhasilan.
Kita memang akan berpisah.
Tapi waktu-waktu yang pernah kita lewati bersama, takkan pernah bisa membuat kita lupa.
Semoga kita tak akan pernah berhenti bersahabat sampai akhir hayat"




Semangat ya buat kakak2 kelasku :) dont forget :)
BalasHapusalways :), jangan lupa do'anya yaa :")))
BalasHapus