Ketika sapaan angin membuatku ingin menutup mataku,
Membuat hatiku bergetar hebat.
Bukan tentang apa yang kurasakan kini,
Tapi, hembusan itu membuatku ingin menyapa sebuah kisah.
"masa lalu...", begitu aku memanggilnya.
Bukan karena telah berlalu, karna itu tak mungkin.
Tak mungkin ku biarkan kisah itu usang, tertutup debu tak terjaga.
Hanya saja, kini, tak lagi bisa kujalani.
Aku pernah menuliskan bahagiaku disana.
Masih ku ingat jelas, bagaimana aku dibuatnya tertawa.
Dan saat ku menutup mataku, kurasakan kehadirannya,
Seolah mengambil kembali lembaran kisah itu.
Diberikannya kepadaku, untuk bisa ku menuliskan kembali bahagiaku,
Yang sempat terlupakan.
Perlahan ku buka mataku.
Ternyata semua itu hanya hayalan.
Serpihan ini tak pernah bisa terbang, walau angin berhembus kencang.
Puing-puing ini takkan pernah terjatuh, walau tiang tak bisa lagi tegak berdiri.
Angin...
Masuklah dalam hatiku,
Rasakan apa yang kurasakan,
Lalu berhembuslah,
Sampaikan apa yang baru saja kau rasakan,
Kepada pemilik kisah itu, ku yakin, ia tak pernah berlalu.
Membuat hatiku bergetar hebat.
Bukan tentang apa yang kurasakan kini,
Tapi, hembusan itu membuatku ingin menyapa sebuah kisah.
"masa lalu...", begitu aku memanggilnya.
Bukan karena telah berlalu, karna itu tak mungkin.
Tak mungkin ku biarkan kisah itu usang, tertutup debu tak terjaga.
Hanya saja, kini, tak lagi bisa kujalani.
Aku pernah menuliskan bahagiaku disana.
Masih ku ingat jelas, bagaimana aku dibuatnya tertawa.
Dan saat ku menutup mataku, kurasakan kehadirannya,
Seolah mengambil kembali lembaran kisah itu.
Diberikannya kepadaku, untuk bisa ku menuliskan kembali bahagiaku,
Yang sempat terlupakan.
Perlahan ku buka mataku.
Ternyata semua itu hanya hayalan.
Serpihan ini tak pernah bisa terbang, walau angin berhembus kencang.
Puing-puing ini takkan pernah terjatuh, walau tiang tak bisa lagi tegak berdiri.
Angin...
Masuklah dalam hatiku,
Rasakan apa yang kurasakan,
Lalu berhembuslah,
Sampaikan apa yang baru saja kau rasakan,
Kepada pemilik kisah itu, ku yakin, ia tak pernah berlalu.



0 comment:
Posting Komentar
Komentar Anda akan muncul setelah disetujui oleh Admin. Berkomentarlah dengan bijak . .