Aku bukan seorang yang mudah jatuh dalam cinta. Aku tau bahwa aku baru saja terluka karenanya, karena sandiwara yang terlalu lama berdrama. Dan kamu datang, seperti sepenggal lirik lagu "dan hadirmu membawa cinta sembuhkan lukaku", hmm aku tak mengerti apa bisa secepat ini?? Aku mencoba memahami rasa nyaman saat bersamamu, aku memang pernah rasakan yang sama dengan orang lain sebelum kamu datang, tapi ada rasa berbeda yang tak mampu kujelaskan.
Apa aku jatuh cinta? Kamu terlalu indah, kamu memang tak sempurna, tapi aku cukup bahagia saat kamu ada. Aku tak bisa jelaskan apa rasa ini, apa yang kurasa. Disini, dengan untaian kata ini, aku sedikit bisa mengungkapkan apa yang harus kamu tau. Iya, harusnya kamu tau.
"Yang kamu cintai sebenarnya adalah bayanganmu, jangan berharap ia kan jadi nyata. Apalagi dalam kegelapan, ia semakin semu", seperti itu bisik hatiku sendiri saat kau tak ada disampingku, tak menemaniku. Aku mencoba untuk tak terlalu berharap saat kau tak ada, namun aku tak bisa untuk tidak menghiraukan perasaan yang menggebu, yang inginkan kamu disini, menemani aku.
Aku memang tak lagi bersembunyi dalam tawa palsu, tawaku saat bersamamu adalah sebenar-benarnya tawa yang ku lepaskan. Namun kukira, kau tak pernah tau, ada sesuatu yang tersembunyi dalam tatapan mataku. Atau mungkin kamu tau, tapi kamu mencoba memalingkan. Mungkin kamu takut kamu mengerti, dan aku takut kamu menyadari.
Dan andai kamu tau, apa yang harus kukatakan? Aku menyayangimu? Itu tak mudah bagiku. Tak mudah menjelaskan apa yang kurasakan selagi kau tak rasakan yang sama. Rasakan apa yang kurasakan, dan saat itu aku mampu jelaskan.
Perasaan memang tak mudah ditebak, sepertimu. Kamu seperti menyimpan banyak pertanyaan, entah tentang apa? Apa kau pernah bertanya pada hatimu, apa yang sebenarnya aku rasakan? Apa kau pernah bertanya pada dirimu, apa kau memiliki rasa yang sama?
Kamu misterius, aku hampir tak bisa membaca tatapan mata tajammu yang membuatku semakin terperangah. Semakin menduga-duga apa yang sebenarnya ada di benakmu? Tentangku? Atau tentang perasaan dan hatiku?
Apa aku jatuh cinta? Kamu terlalu indah, kamu memang tak sempurna, tapi aku cukup bahagia saat kamu ada. Aku tak bisa jelaskan apa rasa ini, apa yang kurasa. Disini, dengan untaian kata ini, aku sedikit bisa mengungkapkan apa yang harus kamu tau. Iya, harusnya kamu tau.
"Yang kamu cintai sebenarnya adalah bayanganmu, jangan berharap ia kan jadi nyata. Apalagi dalam kegelapan, ia semakin semu", seperti itu bisik hatiku sendiri saat kau tak ada disampingku, tak menemaniku. Aku mencoba untuk tak terlalu berharap saat kau tak ada, namun aku tak bisa untuk tidak menghiraukan perasaan yang menggebu, yang inginkan kamu disini, menemani aku.
Aku memang tak lagi bersembunyi dalam tawa palsu, tawaku saat bersamamu adalah sebenar-benarnya tawa yang ku lepaskan. Namun kukira, kau tak pernah tau, ada sesuatu yang tersembunyi dalam tatapan mataku. Atau mungkin kamu tau, tapi kamu mencoba memalingkan. Mungkin kamu takut kamu mengerti, dan aku takut kamu menyadari.
Dan andai kamu tau, apa yang harus kukatakan? Aku menyayangimu? Itu tak mudah bagiku. Tak mudah menjelaskan apa yang kurasakan selagi kau tak rasakan yang sama. Rasakan apa yang kurasakan, dan saat itu aku mampu jelaskan.
Perasaan memang tak mudah ditebak, sepertimu. Kamu seperti menyimpan banyak pertanyaan, entah tentang apa? Apa kau pernah bertanya pada hatimu, apa yang sebenarnya aku rasakan? Apa kau pernah bertanya pada dirimu, apa kau memiliki rasa yang sama?
Kamu misterius, aku hampir tak bisa membaca tatapan mata tajammu yang membuatku semakin terperangah. Semakin menduga-duga apa yang sebenarnya ada di benakmu? Tentangku? Atau tentang perasaan dan hatiku?
Ini dari hatiku. Aku sering melihatmu berkelana dalam fikiranku, ada senyummu, ada tawamu, ada tatapan matamu. Aku cukup bahagia melihat semua tentangmu. Apa kamu tau apa itu? Kamu sering membuatku melayang, terbang bersama bahagia yang kamu ciptakan.
Disini, aku bisa dengan leluasa menceritakan tentang apa yang dirasakan oleh hatiku, tentang kamu, kamu yang mengisi hatiku yang kosong tak berpenghuni. Aku sering menyelipkan perasaanku dalam obrolan kecil kita, dan mungkin kamu menganggap bahwa itu adalah canda semata. Namun yang harus kamu tau, itu bukanlah canda semata, itu serpihan hatiku yang ingin ungkapkan yang dirasakannya kepadamu.
Kamu tak perlu tau aku menyimpan sebuah rasa, hanya kamu ada untukku, itu sudah membuatku bahagia. Cukup kamu hadir dalam mimpiku, kamu adalah perasaanku saat ini.
Kamu tak perlu tau aku menyimpan sebuah rasa, hanya kamu ada untukku, itu sudah membuatku bahagia. Cukup kamu hadir dalam mimpiku, kamu adalah perasaanku saat ini.




0 comment:
Posting Komentar
Komentar Anda akan muncul setelah disetujui oleh Admin. Berkomentarlah dengan bijak . .