RSS
Facebook
Twitter

Januari 19, 2014

Tak Seringan Mata Melihat Tak Seberat Bahu Memikul

Assalamu'alaikum, sahabat blogger. Kali ini ntah kenapa, saya bisa terinspirasi oleh "styrofoam", benda yang cukup berbahaya, namun sering juga dipakai untuk menyajikan makanan. Hmm, langsung ajadeh, cekidoot!!

Dimata sobat semua, pasti yang namanya styrofoam itu sangat ringan bukan? Bahkan hanya membawa 200 styrofoam yang dikemas dalam satu kantong plastik besar pun lebih ringan daripada harus membawa 3 kg LPG, benar tidak? Iyadong pastinya. Nah, sobat semua pernah berfikir nggak, kalau sebenernya 200 styrofoam itu berat? Seperti ini...

Ada percakapan antara dua orang, ibaratnya X adalah pengemudi sepeda motor, dan Y adalah penumpang sepeda motor yang membawa 200 styrofoam dalam satu kantong plastik besar.
X : "Kamu yakin kuat bawak styrofoam sebanyak itu?"
Y : "Iyalah, orang cuman segini doang, ringan ini mah."

X : "Okelah, yakin kuat yaa!" (sambil menaikkan kecepatan laju sepeda motornya)
Y : "Eh yang bener aja, berat nih!"
X : "Katanya tadi ringan dan yakin kuat? Kok bilang berat sekarang?"
Y : "!@#$%^?"
Nah, sekarang baru terfikir kan kalau styrofoam itu berat? Hehe.. Tapi bukan itu maksudnya. Lanjut yuuk!!

Sobat, dalam hidup ini pasti ada begitu banyak hal yang memberikan pelajaran bagi kita. Contohnya ya tentang styrofoam tadi, secara tidak langsung semua itu menunjukkan bahwa hal yang kita anggap ringan, tak selamanya akan ringan. Dalam hidup ini adalah perjalanan, dalam perjalanan itu kita akan menjumpai hal-hal lain yang membuat hal yang awalnya terasa ringan akan menjadi berat. Dan dalam styrofoam tadi, angin telah membuatnya menjadi terasa berat.

Begitupun dengan hal yang istilahnya lebih dikenal oleh remaja "Love Story", perjalanan cinta. Saat kita berada dalam fase PDKT, semua akan terasa indah, dunia hanya milik berdua *eciyeee :D. Tapi jangan terlena, itu hanya awal saat kita akan menaiki sepeda membawa styrofoam tadi.
Saat awal pacaran, masih mulus tanpa hambatan. Masih mesrah-mesrahnya niih *uhuuk. Itu masih belum ada ujian, sepeda motor masih berjalan datar.
Saat berjalan beberapa bulan atau bahkan hampir setengah atau satu tahun, mulai ada hal yang membuat awalnya indah, menjadi .... *eaaa :D, wkwk. Itulah fase saat sepeda motor mulai melaju dengan kencang dan harus berhadapan dengan angin. Dan ingat, semakin laju kendaraan kita, maka anginpun akan semakin gentar menghalangi, so keep calm guys :D.

Kebanyakan remaja nih ya, kalau ada suatu masalah yang sebenarnya masih bisa diselesaikan dengan logika, lebih memilih menghadirkan kata "Loe Gue End", nahlo bahasa alayen, wkwk. Putus! Tapi saat itu, udah gak smsan, gak callingan, gak mention, blokir fb, duh parah. Ujung-ujungnya kalo ngerasa kehilangan juga balikan. Bukan gitu caranya main cinta yang bener. Gua ajarin yaa *ehheem :p.

Dari toko beli styrofoam, pasti tujuannya ke rumah kan? Tapi masak iya kayak jin yang hilang dan langsung nyampek rumah :D, it's really impossible! Pasti ada perjalanannya jugak dong?
Kalupun kisah sobat semua mengalami hambatan dan rintangan yang berat, itu wajar kog. Tinggal sobat semua gimana hadapi hambatan dan rintangan itu. Kembali lagi, semakin laju kendaraan kita, maka anginpun akan semakin gentar menghalangi. Maksudnya, semakin sobat dan pasangan saling egois, takkan pernah deh sobat temuin jalan keluar. Solusinya, bicara baik-baik, jangan hanya hubungan lagi baik doang bisa ngomongnya baik, mesrah gitu. Saat ngadepin masalah jugak dong, biar fair. Dan nggak selamanya juga styrofoam itu terasa berat, pengemudi juga akan menurunkan kecepatan dong pastinya, sampai ke rumah dengan kondisi yang "Alhamdulillah", selamat maksudnya :D.

Intinya, jangan menilai semua itu bakal indah, semua itu mudah. Tapi nilailah setiap masalah, hambatan, rintangan untuk menjadi bekal hidup sobat semua bisa seperti yang benar-benar diinginkan. Semua itu pembelajaran dan perjalanan. Ambil setiap hikmah, Insya' Allah your love stories will more beautifull :) *kesedak sandwich*, wkwkwk.

Love Your Life, guys! ;)

2 komentar:

Komentar Anda akan muncul setelah disetujui oleh Admin. Berkomentarlah dengan bijak . .

  • Followers

    Statistik Blog

  • Note

    Manusia diciptakan dengan dua mata, agar dapat melihat dengan sempurna. Dua telinga, agar lebih banyak mendengar. Satu mulut, agar berbicara seperlunya. Dan satu hati, untuk bisa merasakan segalanya. =) ~ @dkdhinin_