RSS
Facebook
Twitter

November 24, 2013

Perbedaan itu Indah?

Assalamu'alaikum, sahabat blogger. Kali ini, saya mau posting tentang cinta lagi nih, jangan bosen-bosen yaa, hehe. Ya gini nih kalo dunia percintaan udah menyatu sama dunianya para remaja, wkwk. Okey okey, pasti udah gasabar mau baca kan niih? hehe, langsung intip yuuk :3

Para remaja tentunya sudah tak asing lagi dengan istilah "CINTA". Gabisa dipungkiri bahwa istilah itu udah menyatu saat kita baru dilahirkan ke dunia yang penuh misteri ini. Ehm, saat kita masih bisa mengekspresikan apa yang kita rasa dengan hanya menangis, kita sudah dikenalkan dengan istilah cinta, ya walaupun belum terlalu luas. Misalnya, cinta yang kita dapat adalah cinta dari Sang Pencipta, kedua orang tua, dan keluarga besar yang lainnya. Dan seiring berjalannya waktu, kita mulai dikenalkan dengan cinta yang lain. Bapak/Ibu Guru, teman, sahabat, bahkan seseorang yang kebanyakan remaja memanggilnya dengan istilah "pacar". Nahloo, yang udah mulai kenal galau dan teman-temannya, hihihiw..

Dunia percintaan yang membuat kita mengenal banyak istilah. Salah satunya adalah istilah yang akan menjadi topik pada postingan saya kali ini. Apa itu? Pasti semua tak asing lagi dengan kata-kata "perbedaan itu indah". Nah, benarkah?

"Berpacaran", apasih sebenarnya yang dimaksud dari kata berpacaran? Statuskah? Saya rasa bukan hanya itu. Kata itu adalah salah satu jembatan untuk bisa meraih masa depan. Eits, tentunya kalo masih dalam kata berpacaran, bukan berarti masa depan yang tanda kutip yaa *apaan sih? Okey kembali, berpacaran dalam arti kita harus bisa mengenali siapa "dia" yang sebenarnya sebelum kita melangkah jauh ke depan. Seperti halnya memeriksa keadaan perahu yang akan kita gunakan untuk menyeberangi samudera, ya seperti itulah. Artinya, mengenal kepribadian.

Dalam dua orang yang manyatukan sebuah cinta yang sama, tak mungkin mempunyai kesamaan keseluruhan, pasti terdapat beberapa perbedaan yang menyertai. Nah, perbedaan itulah yang sebenarnya membuat sebuah hubungan itu lebih berwarna. Bagaimana bisa?

Perbedaan itu adalah salah satu cara bagaimana kita bisa bersikap menghargai, menerima, dan tentunya melengkapi. Bukankah sebuah hubungan harus bisa menumbuhkan seminimalnya 3 unsur tersebut? Terkadang seseorang mengatakan bahwa, perbedaan akan menghancurkan segalanya. Nyatanya nggak, selama keduanya masih bisa menghargai, menerima, dan melengkapi tentunya.

Sekarang, tergantung bagaimana keduanya menilai sebuah perbedaan untuk kenyamanan mereka. Dan guys, bukankah tanpa perbedaan takkan tercipta Indonesia? Suku, bahasa, bahkan agama yang berbeda, namun tetap saja bernama Indonesia. Dan perbedaan apapun selama bisa menghargai, menerima, dan melengkapi, juga tetap saja namanya cinta.

Intinya, perbedaan itu mengajarkan sebuah keberanian, keyakinan, dan tentunya ketulusan. Dan perbedaan itu indah.

Sekian nih guys, semoga bisa sedikit banyak memotivasi yaa ;-)

Wassalam,

0 comment:

Posting Komentar

Komentar Anda akan muncul setelah disetujui oleh Admin. Berkomentarlah dengan bijak . .

  • Followers

    Statistik Blog

  • Note

    Manusia diciptakan dengan dua mata, agar dapat melihat dengan sempurna. Dua telinga, agar lebih banyak mendengar. Satu mulut, agar berbicara seperlunya. Dan satu hati, untuk bisa merasakan segalanya. =) ~ @dkdhinin_