RSS
Facebook
Twitter

November 19, 2013

Langkah Menuju Dewasa


Kehidupan.. Ya, kehidupan, aku, kamu, kalian, mereka, pasti mengenal istilah kehidupan. Suatu proses dimana semua orang kan mengerti banyak makna. Dari apapun, juga dari siapapun. Tak perlu disangkal bahwa hal sekecil apapun, pasti sedikit banyak mengajarkan sesuatu hal yang bermakna, berkesan bagi pelaku utama.

Pernahkah kalian tau apa itu waktu? Mungkin banyak orang mengartikan itu dengan perndapat mereka masing-masing. Dan aku sendiri, tak paham akan itu. Yang ku tau, waktulah yang mengajarkan aku tentang hidup ini. Dari seorang anak kecil yang hanya tau rasanya sakit saat terjatuh, dan orang tua yang slalu membantuku bangkit. Hingga ku kenal arti rasa sakit yang lain, dan tentu masih ada orang tua, sahabat. Dan mereka itulah orang-orang yang slalu menemaniku untuk berteman dengan waktu.

Kadang, waktu membuatku merasakan pedih dan air mata. Namun ku tau, itu agar aku lebih bisa menghargai sekecil apapun kebersamaan dan segala hal yang membuatku tertawa. Aku bukan manusia yang terlahir tanpa masalah, tanpa beban, tanpa air mata. Bahkan aku pernah terdiam dalam kegelapan yang membuatku sangat mengenal waktu. Apa? Siapa dia?

Dia adalah masa. Dia yang memaksaku untuk selalu mengambil hikmah disetiap apa yang terjadi padaku. Memaksaku untuk lebih bersikap dewasa, bersikap layaknya aku mampu taklukan rintangan yang dunia berikan padaku. Bukan. Bukan aku mencoba untuk bersikap munafik. Ku tau, aku tak sekuat batu karang yang tak hancur terhantam ombak. Tapi aku hanya mencoba tegar seperti mereka. Beberapa kali ombak menghantamnya, mereka masih tetap mampu bertahan, bahkan menjadi pelindung bagi makhluk kecil penghias lautan.

Seperti yang ku katakan berkali-kali. Kehidupan adalah perjalanan. Proses mengenal suatu hal yang belum pernah kalian kenal. Dan ada masa, dimana keputusan harus dipilih dengan bijak tanpa emosi. Dan waktu, waktulah yang akan menjadikan semua pelaku utama dalam kehidupan ini lebih bijaksana, dengan cara yang berbeda.

Karena hidup, bukan tentang bagaimana bercerita pada dunia, berkeluh kesah padanya. Namun tentang bagaimana menunjukkan padanya bahwa kita bisa melewati rintangan yang mencoba menghalangi langkah kita.

Dan waktu adalah proses, langkah menuju dewasa dan bijaksana. :) :) :)

3 komentar:

  1. cara mengecilkan perut buncit secara alami
    anda penasaran? baca artikel kami di

    http://kesehatanhidupanda.blogspot.com/2013/11/cara-mengecilkan-perut-yang-buncit.html

    BalasHapus
  2. komentar atas ane ganyambung sama sekali, hahaha

    bener gan, segalanya memang membutuhkan proses, dimana proses tersebut yang akan mengajari arti kedewasaan

    kunjungan balik, http://artechme.blogspot.com

    BalasHapus
  3. yaa, itulah kehidupan..
    makasih kunjungan dan komentarnya ;;)

    okey gan..

    BalasHapus

Komentar Anda akan muncul setelah disetujui oleh Admin. Berkomentarlah dengan bijak . .

  • Followers

    Statistik Blog

  • Note

    Manusia diciptakan dengan dua mata, agar dapat melihat dengan sempurna. Dua telinga, agar lebih banyak mendengar. Satu mulut, agar berbicara seperlunya. Dan satu hati, untuk bisa merasakan segalanya. =) ~ @dkdhinin_